Hai abang .. sudah 10 bulan kita kenal. Walaupun belum pernah bertemu secara langsung, tapi ga tahu kenapa bisa ada perasaan kepadamu.
Waktu pertama kali kamu menyapa, mengajak berkenalan lewat chat, aku takut kalau nanti jatuh cinta kepadamu. Jatuh cinta kok malah takut ? Harusnya kan bahagia ? Iya, aku takut kalau cintaku tak berbalas. Karena dulu aku pernah mengalaminya. Dan itu bukan cuma sekali. Tapi beberapa kali. Itu membuat aku sakit dan lelah.
Tapi aku berpikir, om kamu yang aku kenal adalah orang baik. Jadi pasti kamu juga orang baik kan. Ga akan main-main becandain aku.
Abang .. beberapa bulan setelah perkenalan, aku bertanya-tanya dalam hati, apa kamu punya perasaan yg sama denganku. Karena setelah beberapa kali chat, kamu diamkan aku. Terkadang aku ingin menyapamu, tapi takut sapaku tak kau balas. Aku ingin bertanya pada om kamu. Tapi khawatir kamu ga berkenan. Akhirnya aku hanya bisa bertanya dalam hati, apa kamu hanya bermain-main saja denganku ? Ga ada niat untuk serius buat menikah denganku ? Sering juga muncul pertanyaan, apa aku hanya pelarianmu saja ? Apa di hatimu masih ada mantan pacarmu ? Karena sampai saat ini, kamu tak juga datang menemuiku. Alasanmu adalah karena faktor keuangan. Kalau itu, aku bisa maklum.
Abang .. sebelum kita berkenalan, beberapa tahun ke belakang, pastinya kita pernah punya perasaan kepada seseorang. Mungkin bukan cuma satu orang, bahkan beberapa. Tapi kalau aku, sudah melupakan mereka dan tidak punya perasaan lagi terhadap mereka. Dan sekarang cuma kamu yg ada di hati. Entah kalau kamu. Apa kamu juga merasakan yang sama ?
Abang .. waktu tempo hari kamu tanya aku lagi deket sama siapa. Jujur, cuma kamu. Karena ketika aku suka sama orang, aku ga bisa mendua. Walaupun ga pernah ada jadian di antara kita. Sedangkan kamu dekat dengan banyak perempuan. Sedih tau ..
Abang .. sekarang kamu sedang sibuk dengan dunia politik. Yang sebenarnya aku kurang sreg. Karena banyak kejadian korupsi dan perselingkuhan. Aku ga mau abang tergoda sama harta dan perempuan.
Abang .. aku ga seperti teman-teman kamu yang cantik-cantik dan kaya-kaya. Aku hanya orang biasa, bukan orang kaya. Dan juga bukan anak orang kaya. Hidupku pas-pasan. Bahkan kondisi sekarang bisa dibilang kekurangan.
Abang .. aku cemburu pada orang-orang yang bisa kamu temui hampir setiap hari. Sedangkan aku ga kamu sapa. Hanya sesekali kamu ingat, lantas kamu chat. Sering aku bertanya-tanya dalam hati, kamu lagi apa ? Lagi sama siapa ?
Abang .. sering aku baca tulisan-tulisan kamu, status-status kamu di sosmed, yang buat aku bertanya itu buat siapa ? Yang ada di hati kamu sekarang siapa sih ?
Abang .. sebentar lagi bulan desember. Aku masih ingat waktu kamu pertama kali chat, ngajak kenalan itu di akhir bulan desember. Kalau kamu masih ingat ga ? Dan waktu cepet sekali berjalan. Ga kerasa udah hampir setahun. Tapi kamu belum nemuin aku juga. Aku kangen pengen ketemu kamu.
Abang .. sekarang ini aku cuma pengen ketemu kamu walau cuma sebentar. Seperti yang pernah kamu rencanakan waktu itu. Dan sampe sekarang belum datang juga.
Rabu, 31 Oktober 2018
Mayong Jepara
Minggu, 04 November 2018
Rabu, 31 Oktober 2018
KOPI PAGI
Selamat pagi ..
Kamu yg ada di hati
Kapan kamu datang ke sini ?
Menikmati secangkir kopi
Menawar rindunya hati
Rabu, 31 Oktober 2018
Mayong Jepara
Kamu yg ada di hati
Kapan kamu datang ke sini ?
Menikmati secangkir kopi
Menawar rindunya hati
Rabu, 31 Oktober 2018
Mayong Jepara
KOPI & HATI
Aku cuma punya kopi & hati
Untuk kamu yang ada di hati
Aku cuma punya kopi & hati
Untuk kau nikmati setiap hari
Aku cuma punya kopi & hati
Menanti untuk kau nikmati di sini
Aku cuma punya kopi & hati
Tapi engkau tak juga datang ke sini
Aku cuma punya kopi & hati
Yang menunggumu berkunjung kemari
Rabu, 31 Oktober 2018
Mayong Jepara
Untuk kamu yang ada di hati
Aku cuma punya kopi & hati
Untuk kau nikmati setiap hari
Aku cuma punya kopi & hati
Menanti untuk kau nikmati di sini
Aku cuma punya kopi & hati
Tapi engkau tak juga datang ke sini
Aku cuma punya kopi & hati
Yang menunggumu berkunjung kemari
Rabu, 31 Oktober 2018
Mayong Jepara
Minggu, 28 Oktober 2018
AKU RINDU
Aku rindu
Pada kamu
Yang belum pernah bertemu
Aku rindu
Pada kamu
Kapan kita bisa bertemu ?
Minggu, 28 Oktober 2018
Mayong Jepara
Pada kamu
Yang belum pernah bertemu
Aku rindu
Pada kamu
Kapan kita bisa bertemu ?
Minggu, 28 Oktober 2018
Mayong Jepara
Minggu, 22 Juli 2018
LELAKI
Lelaki ..
Tahukah engkau bahwa wanita itu sangat perasa dan pencemburu ?
Dia hanya ingin kamu memperhatikannya.
Dia ingin kau sapa setiap hari.
Dia tak ingin kau acuhkan.
Dia tak ingin kau berbagi hati dengan perempuan lain.
Tak tahukah kau bahwa hatinya tersakiti mengetahui engkau bercanda dengan perempuan lain ?
Tak tahukah kau air matanya mengalir karena luka yg kau buat ?
Minggu, 22 Juli 2018
Mayong Jepara
Tahukah engkau bahwa wanita itu sangat perasa dan pencemburu ?
Dia hanya ingin kamu memperhatikannya.
Dia ingin kau sapa setiap hari.
Dia tak ingin kau acuhkan.
Dia tak ingin kau berbagi hati dengan perempuan lain.
Tak tahukah kau bahwa hatinya tersakiti mengetahui engkau bercanda dengan perempuan lain ?
Tak tahukah kau air matanya mengalir karena luka yg kau buat ?
Minggu, 22 Juli 2018
Mayong Jepara
Rabu, 25 Juli 2012
PANTAI NGOBARAN
Dari atas tebing
tak bosan ku memandang ke laut lepas
bak permadani nan biru di kaki langit
memuaskan hasrat mata
akan keindahan alam-Mu
dan aku yang mengharapkan
luasnya ampunan, rahmat, dan kasih-Mu
yang melebihi luasnya lautan-Mu
Suara deburan ombak
nyanyian laut yang tak pernah henti
melodi alam yang menggetarkan hati
akan kebesaran kuasa-Mu
menenggelamkan hiruk pikuk dunia
Saat aku turun ke pantai
hamparan pasir putih nan lembut
menggoda ‘tuk bermain-main di sana
menikmati gulungan ombak
yang menghempas pantai
seakan menelan semua masalah dan kepenatan duniawi
Kamis, 28 Juni 2012
Jongkang Jogja
tak bosan ku memandang ke laut lepas
bak permadani nan biru di kaki langit
memuaskan hasrat mata
akan keindahan alam-Mu
dan aku yang mengharapkan
luasnya ampunan, rahmat, dan kasih-Mu
yang melebihi luasnya lautan-Mu
Suara deburan ombak
nyanyian laut yang tak pernah henti
melodi alam yang menggetarkan hati
akan kebesaran kuasa-Mu
menenggelamkan hiruk pikuk dunia
Saat aku turun ke pantai
hamparan pasir putih nan lembut
menggoda ‘tuk bermain-main di sana
menikmati gulungan ombak
yang menghempas pantai
seakan menelan semua masalah dan kepenatan duniawi
Kamis, 28 Juni 2012
Jongkang Jogja
Minggu, 08 April 2012
AKHIRNYA AKU KE PANTAI ITU LAGI
Ku duduk di bibir Pantai Ngobaran, di atas lembutnya pasir putih. Memandang ke luasnya laut dan langit biru. Mengagumi keindahan alam ciptaan Sang Maha Pencipta Segala Keindahan Alam. Ku biarkan hempasan ombak yang kala itu sedang pasang menyapu kakiku, dan ku harapkan dapat menyapu pula kesedihanku. Ku dengarkan suara deburan ombak yang memecahkan lamunanku. Seandainya aku sedang sendiri di sana, aku ingin menumpahkan semua rasaku pada laut, pada langit, pada ombak yang menggulung. Ingin ku luapkan kesempitan rasaku pada lautan luas. Ingin ku terbangkan gundahku ke birunya langit. Ingin ku gulung kesedihanku pada alunan ombak. Yang kesemuanya itu sebenarnya hanya satu muara tempat mengadu, pada Sang Maha Pencipta Yang Maha Luas Kuasa Nya.
Setelah 7 tahun lebih, akhirnya aku kembali mengunjungi ke dua pantai itu lagi. Pantai Ngrenehan dan Pantai Ngobaran. Sungguh pantai yang sangat indah. Betapa Allah Maha Besar dengan ciptaan Nya yang begitu indah. Aku teringat padamu, dan aku ingin menikmati keindahan itu serta mengabadikannya dalam bingkai foto denganmu Kangmas. Tapi kapan Kangmas??? Jujur, aku lelah... Sangat lelah harus memendam semua perasaaanku, cinta, sayang, rindu, sedih, & marah. Lelah untuk berpura-pura tersenyum dan tertawa bahagia di depan semua orang, yang sebenarnya aku sedih dan menangis dalam hati.
Tuhan... aku tahu Engkau melihat kesedihanku yang tak berdaya dalam genggaman kuasa Mu. Aku yang lebih sering mengeluh dan berputus asa, tetapi masih takut untuk menemui Mu.
Minggu, 8 April 2012
Jongkang Jogja
Setelah 7 tahun lebih, akhirnya aku kembali mengunjungi ke dua pantai itu lagi. Pantai Ngrenehan dan Pantai Ngobaran. Sungguh pantai yang sangat indah. Betapa Allah Maha Besar dengan ciptaan Nya yang begitu indah. Aku teringat padamu, dan aku ingin menikmati keindahan itu serta mengabadikannya dalam bingkai foto denganmu Kangmas. Tapi kapan Kangmas??? Jujur, aku lelah... Sangat lelah harus memendam semua perasaaanku, cinta, sayang, rindu, sedih, & marah. Lelah untuk berpura-pura tersenyum dan tertawa bahagia di depan semua orang, yang sebenarnya aku sedih dan menangis dalam hati.
Tuhan... aku tahu Engkau melihat kesedihanku yang tak berdaya dalam genggaman kuasa Mu. Aku yang lebih sering mengeluh dan berputus asa, tetapi masih takut untuk menemui Mu.
Minggu, 8 April 2012
Jongkang Jogja
Langganan:
Postingan (Atom)