Rabu, 20 Januari 2021

KENANGAN SMS KAMU


Kamu tuh sms aku cuma kalau minta diisiin pulsa aja. Ada yang udah kamu bayar. Tapi ada juga yang belum kamu bayar.


Rabu, 20 Januari 2021
Mayong - Jepara
 

Senin, 18 Januari 2021

KENANGAN WA MAMA KAMU


Mama kamu memulai dengan baik. Kalau ga berkenan denganku, kenapa ga terus terang ? Mengeluarkan aku dari grup tanpa ada penjelasan. Aku berharap suatu saat nanti Allah akan mempertemukan kita langsung.


Senin, 18 Januari 2021
Mayong, Jepara

KENANGAN BERSAMAMU (2)





Video ini aku buat setahunan yang lalu. Belum sempet ku posting di sini. Tapi masih tersimpan di hp. Apa kamu masih simpan foto-foto kita di hp kamu ?


Senin, 18 Januari 2021
Mayong, Jepara


KELABU

Dari semalem sampai hari ini, hujan deras di sini. Berhenti sebentar, hujan lagi. Di waktu hujan deras itu, rasanya seperti kesedihanku. Air hujan itu seperti air mataku. Suasananya pun kelabu.

Sejengkel-jengkelnya aku sama kamu, rasa hati itu masih tetap ada. Kadang kasian juga sama mama kamu. Pengen ketemu, ngobrol langsung. Dan entah kenapa, setiap telinga kiriku terasa panas, pasti om kamu liat status wa ku. Beberapa kali aku ngerasa seperti itu. Ga tau kenapa. Apa kalian sedang membicarakan aku ? Bicara langsung lah sama aku. Biar ga ada ganjelan masalah. Lebih baik jujur, walaupun itu pahit.

Yang aku heran, kenapa waktu aku dulu tanya kamu kerja di mana. Trus kamu jawab, kerja sama om kamu. Tapi kamu ga mau om kamu tau, kalau aku tau kamu kerja sama dia. Seperti sedang mempermainkan aku aja.

Dunia sudah deket akhir jaman. Bencana di mana-mana. Ada wabah penyakit. Berasa kayak hidup enggak lama. Jadi ga mau ada ganjelan masalah. Aku jarang marah-marah langsung sama orang. Kalau kesel sama orang, ya aku pendam aja. Biasanya aku diem. Paling aku tumpahin di tulisan ini.

Kalau kamu bicara langsung sama aku, bilang ga mau melanjutkan rencana pernikahan karena kendala jarak dan biaya, aku ga marah. Walaupun sedih pastinya. Tapi kalau gini caranya, kamu diem ga pernah contact, trus ada foto dengan perempuan lain, itu sangat menyakitkan. Kamu membuat luka hatiku menganga.

Kamu tau aku punya asam lambung. Yang pasti kambuhnya bukan karena telat makan atau makan makanan pemicunya. Tapi karena pikiran. Aku kalau kepikiran sesuatu masalah, pasti ga doyan makan.

Terkadang aku mikir, om kamu kenapa sih punya karyawan cuma 1 aja diberhentiin. Emang kondisi penjualan menurun banget ? Sampe segitunya. Atau dia pusing anaknya belum dapet kerja. Jadi disuruh mbantuin usahanya.

O iya, kamu kenapa sekarang wa nya ga nampilin last seen ? Seperti sedang sembunyi dari masalah. Sosmed kamu juga ga di public. Padahal dulu kamu ga begitu. Om kamu juga ga pernah nampilin last seen. Kayaknya kalau om kamu liat status wa ku, itu dia lupa matiin centang biru.

Setelah pertemuan kita dulu, aku berharap hubungan kita berlanjut bahagia. Pikirku, kesedihanku akan berakhir. Walaupun ibuku agak ragu. Tapi ya tetep diterima aja. Ibuku sadar kalau kelak anak perempuannya ketika menikah akan ikut suami. Tapi kondisi sekarang masih seperti ini. Bingung jadinya. Dulu aku pengennya kamu jadi cinta terakhirku. Tapi sekarang .. ??


Senin, 18 Januari 2021
Mayong, Jepara

Sabtu, 16 Januari 2021

KESEDIHAN YANG BERUNTUN

Bener-bener kesedihan yang bertumpuk-tumpuk. Keluarga om ku yang di jakarta terkena covid. Hanya bisa mendoakan semoga segera sembuh dan sehat kembali. Karena aku ingin ketika menikah, seluruh keluarga besar bisa hadir. Tapi kapan aku nikah ?


Di minggu terakhir bulan desember kemarin, temen kerja yang duduk di depanku positif covid. Paniklah kita yang duduk di dekatnya. Prosedur dari hrd, yang dekat duduknya disuruh ke klinik untuk rapid. Dari beberapa orang di ruangan yang di rapid, ada satu yang reaktif. Aku sih non reaktif.

Temen kerja yang positif covid memang beberapa hari sebelumnya sakit. Matanya juga merah, hilang indera penciuman juga. Temen yang reaktif disuruh swab di luar, karena di klinik pabrik ga ada. Mereka berdua isolasi mandiri di rumahnya.

Senin kemarin, mereka berdua ke klinik pabrik. Setelah dicek lagi, mereka masih ada potensi menularkan. Sehingga dikasih surat ijin buat isolasi mandiri lagi selama 14 hari.

Akhir-akhir ini juga banyak ulama-ulama yang meninggal. Banyak bencana alam juga terjadi. Bener-bener sudah tanda-tanda mendekati akhir jaman. Makanya aku mulai mengurangi buka sosmed, selain untuk mengemat kuota, juga agar lebih banyak waktu buat beribadah, dzikir, baca quran, sedekah.

Ya Allah .. lindungilah dan selamatkanlah aku, kedua orang tuaku, dan semua keluarga besarku, serta teman-temanku di dunia dan akhirat.


Sabtu, 16 Januari 2021
PWI 3 Jepara

Senin, 11 Januari 2021

RESPON DARI SAUDARA DAN TEMAN (5)


 

3 TAHUN SIA-SIA




Lagu di atas menggambarkan kondisi saat ini. Dan foto kita dalam berbagai macam frame, itu aku buat setahun yang lalu. Rapi tersimpan di hp ku. Sekarang ku kasih tanda silang. Berasa 3 tahun yang sia-sia.


Senin, 11 Januari 2021
Mayong - Jepara