Kamis, 20 Agustus 2020

BUTUH PENDAMPING HIDUP


Di saat seperti ini, harusnya ada pasangan yang bisa menghibur aku.


Kamis, 20 Agustus 2020
Mayong - Jepara

PENGEN PULANG KE RUMAH

Aku sering merasa sedih, belum bisa biayai semua kebutuhan orang tua. Kasian liat mama yang masih harus keluar rumah, cari apa yang bisa dikerjakan buat menghasilkan uang. Karena uang yang setiap bulan aku kasih, ga bisa mencukupi semua kebutuhan. Yang bikin tambah sedih karena kondisi lagi corona begini. Yang seharusnya mama di rumah aja.

Kebutuhan yang banyak. Ditambah motor lama yang sering rusak. Menambah pengeluaran aja. Harus ngurusi papa juga yang sering rewel. Padahal mama sendiri juga ada penyakit. Untungnya Allah kasih kesembuhan dengan pengobatan herbal.

Sedih ga bisa ngerawat orang tua. Jadi pengen cari kerja di surabaya. Tapi kalau masih kerja di sini, agak ribet kalau ada panggilan interview. Bukan karena kondisi lagi corona, tapi juga masalah waktu dan biaya. Kalau mau resign, ga punya tabungan. Cuma ada uang bpjs tenaga kerja.

Mending kalau ada penawaran PHK dengan pesangon yang sesuai UU pasal 156 ayat 2, 3, 4 (2x pmtk, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak), lumayan. Bisa buat sewa kendaraan pulang bawa barang-barang. Buat bekal biaya hidup sambil aku cari kerja dan juga buat modal usaha kecil-kecilan. Bisa mbeliin mama hp yang udah waktunya ganti. Juga mbeliin mama motor.

Tapi belum ada kabar apa-apa soal PHK di sini. Cuma pabrik yang di Serang mau PHK karyawan yang masa kerjanya 1-3 tahun. Dengan pesangon sesuai UU. Tadinya perusahaan buat penawaran siapa yang mau PHK, tapi pesangon hanya 1x pmtk. Ga ada yang mau. Akhirnya pesangon sesuai UU tapi karyawan dengan masa kerja 1-3 tahun.


Kamis, 20 Agustus 2020
Mayong - Jepara 

LAKI-LAKI EMANG BEGITU

Waktu bulan Juni, aku ada posting di IG. Malemnya aku mimpi om kamu bilang kalau tahun depan kamu bakal kerja lagi. Mimpi yang aneh. Karena selama ini aku belum pernah mimpi om kamu. Nah .. besoknya aku liat IG, ternyata om kamu comment di postingan aku.

Padahal postingan sama comment ga ada hubungan soal kerjaan. Kok bisa mimpi kayak gitu. Wong dari kamu mulai kerja sama om kamu sampe sekarang aja om kamu ga pernah bilang ke aku kalau kamu kerja sama dia.

Kalian itu pada ga mau cerita kalau ada apa-apa itu kenapa sih. Nanti kalau ada apa-apa baru pada bingung.

Inget cerita temen kerja beberapa waktu yang lalu, suaminya kalau dikasih tau temenku ga percaya. Kalau temennya yang kasih tau diikuti. Giliran ada masalah, baru nyadar kalau pendapat istrinya bener.

Papaku dulu pernah mau usaha sendiri di bidang kulit. Mamaku bilang ga usah, karena tau sifat papaku. Ga bisa punya usaha sendiri. Mending kerja ikut orang. Tapi papaku ngeyel. Walaupun masih kerja ikut orang, tapi nyoba usaha sendiri. Dan bener, ga lama usaha itu bangkrut.

Kamu juga gitu, masih aja ngurusi politik. Nanti kalau ada masalah, baru deh kepentok.


Kamis, 20 Agustus 2020
Mayong - Jepara

POLITIK MEMBAWA SENGSARA

Sekitar seminggu yang lalu, pagi ada notifikasi FB kalau kamu buat status di story. Aku baru buka FB sorenya. Liat story, kok ga ada punya kamu. Ku pikir story dihapus. Tapi aku buka notifikasi, masuk tuh di story mu. Loh .. ternyata story mu masih ada. Langsung aku cek, ternyata kamu unfriend aku.

Heran aku sama kamu, kenapa mesti begitu sama aku. Ga tahan aku buat ga wa nanya ke kamu. Entah .. aku harus percaya atau enggak dengan jawaban kamu. Katamu kamu enggak unfriend aku. Kamu bilang FB mu di hack. Trus kamu bilang yang update story mama kamu. Salah buka FB, karena lagi pakai hp berdua. Nah .. aku malah jadi berprasangka mama kamu yang unfriend aku.

Bagaimana aku bisa percaya, sedangkan dulu kamu pernah unfollow twitterku dengan sengaja. Bukan dihack. Dua kali malah. Kenapa aku jadi berprasangka mama kamu yang sengaja unfriend aku. Karena sepertinya mama kamu block atau ga simpan wa ku lagi. Prasangkaku, mama kamu ga suka sama aku. Atau malu karena kamu nganggur.

Padahal aku mau nyoba beli madu yang ditawarkan di grup. Tapi liat wa ga ada foto profilnya, jadi ragu mau wa. Kamu juga ga cerita soal jualan madu. Kenapa ? Malu ? Padahal aku bisa coba bantu promosiin.

Tapi memang dunia maya banyak kasus-kasus dihack. Jadi ga tau apakah alasan kamu itu benar atau enggak.

Baca wa grup agama, disitu mama kamu bilang hpnya dihack. Nyuruh anggota islam nusantara keluar. Lha siapa coba yang anggota islam nusantara. Kalau dia tau kenapa ga disebutin orangnya.

Waktu itu juga ada yang share lagu diprotes. Dia juga wanti-wanti di grup itu hanya share tentang agama yang sesuai Al Quran dan Hadis. Dilanggar sendiri, waktu kamu ada acara di partai. Icon grup tentang agama diganti poster kamu.

Anaknya yang partai politik kok, ya resiko. Jadi inget tanteku dulu waktu masih di partai, pernah dapet teror. Sekarang sih udah enggak. Lagian dulu kamu pernah bilang, kalau di politik itu madesu. Ya udah tau begitu, kenapa kamu ga keluar dari dunia politik.

Seandainya dulu kamu ga masuk di partai politik, ga nyaleg juga. Trus kamu fokus cari kerja yang bener. Mungkin kita udah nikah dari tahun lalu.

Makanya aku lebih senang orang yang ga di partai politik. Hidupnya lebih tenang. Karena keluarga kena imbasnya juga. O iya, sampe sekarang aku masih heran, kok adek kamu sama pacarnya ga dimasukkin ke grup juga sih ?


Kamis, 20 Agustus 2020
Mayong, Jepara

DOA ULANG TAHUN

Waktu aku ulang tahun kemarin, mamaku kasih ucapan dan doa yang selama ini belum pernah disebutkan. Biasanya kalau aku ulang tahun, dikasih ucapan dan doa panjang umur, sehat, segera dapet jodoh yang baik. Tapi di ulang tahun kemarin, ada doa agar aku dapet jodoh yang setia dan bertanggung jawab.

Aku jadi inget kamu. Apa penilaian mama soal kamu itu ga setia dan ga bertanggung jawab ? Orang tua pasti ga akan terima kalau anak perempuannya disakiti dan diabaikan.

Tapi aku juga jadi inget sama adekku. Kata mama, dia dapet info dari temen adekku, kalau suami adekku itu punya perempuan lain. Walaupun mama marah sama adekku, denger cerita seperti itu, tetap aja namanya ibu, ga rela anaknya disakiti.

O iya, selama kita kenal, baru kali ini kami ngucapin selamat ulang tahun. Seandainya kamu ga ngucapin, aku bakal lebih marah. Udah kamunya ga ada komunikasi, ditambah ga ngucapin selamat, kan kebangeten.


Kamis, 6 Agustus 2020
Mayong, Jepara

INGAT HUTANG

Kapan hari orang gudang bayar pulsa. Kurang seribu aja dia inget. Dia bilang, "Walaupun cuma seribu, saya ga mau punya hutang. Repot ntar kalau mati. Trus mau masuk surga juga kehalang." Aku juga kalau belum ada kembalian, walaupun seribu, besoknya kalau sudah ada, ya aku kasih kembaliannya.

Aku jadi inget kamu. Jadi bertanya-tanya, emang cuma sama aku aja, atau sama temen kamu juga begitu. Lupa kalau punya hutang. Padahal hutang kamu lebih dari seribu.

Kamu ga tau kan, waktu kamu beli pulsa bayarnya aku bilang digenepin 200 ribu. Itu sisanya sebenernya buat nyicil hutang kamu. Aku ambil untung jualan pulsa ga banyak. Memangnya kamu ga tau ya, kalau orang punya hutang itu, nanti kalau meninggal rohnya ga diterima bumi dan langit.

Apa kamu ga inget, waktu pertama kali dateng ke jepara, di taxi bilang pinjem uang 50 ribu. Abis ngobrol di kos, kamu mau balik ke penginepan, aku pinjemin uang 50 ribu. Harusnya waktu ada uang, kamu balikin. Ya udah, jadinya aku inisiatif minta lebih kamu bayar pulsa, buat nyicil hutang. Baru sekali, dan itu cuma beberapa ribu, belum lunas.

Aku heran, kok kamu ga gengsi ya pinjem uang sama perempuan. Makanya berhenti ngerokok. Buang-buang uang aja. Kalau ngerokok buat biar ga bengong, itu alasan yang salah. Banyak hal yang bisa dilakukan, kayak baca quran, berkebun, bersih-bersih rumah.

Ini tuh udah stress karena corona aku ga bisa pulang, kerjaan juga mulai jenuh, kamunya begitu, jadilah uneg-uneg ini.


Kamis, 6 Agustus 2020
Mayong, Jepara

BANYAK UNDANGAN PERNIKAHAN

Sedih rasanya kalau ada yang menikah. Kenapa sedih, ya karena aku belum tau kapan aku akan menikah.

Walaupun lagi corona, tapi orang-orang di sini tetap melaksanakan pernikahan. Bulan ini aku dapet 4 undangan pernikahan. Bukan cuma sedih karena aku belum bisa menikah, tapi juga pusing. Gimana ga pusing, gaji 2 bulan ini ga full, karena sistem no work no pay, tapi harus nyumbang buat undangan pernikahan.

Rasanya pengen marah sama kamu. Ku pikir, aktivis itu orangnya pemberani. Apa karena orang partai ya. Biasa orang partai kan ga gentleman. Inget tanteku yang dulu di partai. Dia ga berani bilang ke keluarga besarnya kalau sudah menikah lagi dengan orang yang dituduhkan selingkuhannya. Tanteku menggunakan aku sebagai alat. Dia kasih tau aku soal pernikahannya itu, agar aku cerita ke keluarga besarnya.

Orang kalau niat baik dan serius, pasti ada pembicaraan yang kontinyu soal pernikahan. Gimana soal lamaran, mahar, acara pernikahan, biaya, dan sebagainya. Kalaupun ada kendala ya harus berani diomongin. Bukannya diem aja. Penilaian orang kamu cuma main-main.

Jadi inget waktu kamu bilang soal rencana lebaran mau dateng sama mama dan temen kuliahnya. Rencananya mau langsung akad. Itu kan namanya ga menghargai keluarga besar aku. Orang ya ada unggah-ungguhnya, kenalan dulu sama keluarga, baru membicarakan masalah pernikahan gimana.

Sebagai orang kota yang berpendidikan, harusnya ketika rencana mau diundur, ya ada pembicaraan baik-baik. Enggak malah diem aja. Penilaian orang jadi jelek.

Mama, saudara-saudara, dan teman-teman aku pada nanyain gimana rencana nikahnya. Dan aku bingung jawabnya. Satu-satunya alasan yang bisa ku berikan karena masih corona.


Kamis, 6 Agustus 2020
Mayong, Jepara