Kamis, 03 Maret 2022
KAMU ADALAH KENANGAN BURUK
Rabu, 10 Februari 2021
KAMU YANG MENYAKITI (2)
Lagi - lagi backsoundnya cocok. Sebenarnya aku ingin berpisah denganmu dalam bentuk kematian. Air mataku untuk kematianmu. Karena cinta itu luka. Cuaca semesta seperti mendukung untuk berduka. Tiga tahun bukan waktu yang sebentar. Cukup banyak kenangan yang terjadi. Dan bayangan pertemuan kita berkelebat di memori.
KENANGAN TULISAN KAMU
Diantara tulisan-tulisan yang pernah kamu posting. Cuma tulisan ini yang aku anggap tentang kita. Dan cuma tulisan ini yang masih ada di browser. Tulisan-tulisanmu yang lain, setelah aku baca ya aku hapus. Baca tulisan ini buat aku nangis. Karena sekarang kenyataannya beda.
Aku memang ga bisa seperti yang kamu harapkan. Masalah kita bukan cuma karena ada corona. Tapi aku yang harus bekerja di lain kota denganmu, karena aku jadi tulang punggung orang tuaku. Sedangkan aku untuk mencari kerja di sana juga ga mudah. Dan kamu juga ga bisa meninggalkan mamamu untuk pindah mencari kerja di sini. Ya .. kamu memang harus berbakti sama mama kamu. Untuk hubungan jarak jauh ketika sudah menikah pun kita keberatan. Biaya jadi alasannya.
Aku tau kamu mengharapkan istri yang bisa tinggal di rumah mama kamu. Agar bisa menemani dan merawat mama kamu. Aku juga tau kamu ga ada uang banyak buat ongkos ke surabaya, buat beli cincin, buat biaya walimahan. Bahkan mungkin kamu punya hutang pinjaman online. Corona cuma jadi alasan aja.
Mamaku sadar bahwa anak perempuannya kelak menikah harus ikut suaminya. Tapi kita juga ga berdaya dengan kondisi sekarang ini. Yang aku kecewa adalah caramu memutuskan. Kamu datang dengan baik-baik. Kenapa kamu memutuskan dengan tidak baik.
Selasa, 09 Februari 2021
KAMU YANG MENYAKITI
Lagu yang jadi backsound video-video di atas, cocok menggambarkan suasana saat ini. Mungkin aku lebih senang mendengar kabar berita kematianmu, dari pada melihatmu dengan perempuan lain.
Minggu, 24 Januari 2021
KENANGAN WA KAMU (3)
Sabtu, 23 Januari 2021
KENANGAN TELEGRAM KAMU
Jumat, 22 Januari 2021
KENANGAN WA OM KAMU
Kamis, 21 Januari 2021
KENANGAN LINE KAMU
KENANGAN WA KAMU (2)
Aku lebih suka laki-laki yang pakai baju biasa aja, tapi pekerja keras, bertanggung jawab, jujur, dan setia. Dari pada laki-laki yang pakai jas, tapi males, pengecut, suka bohong, dan ga setia.
Rabu, 20 Januari 2021
KENANGAN MESSENGER FB KAMU
KENANGAN DM IG KAMU
KENANGAN WA KAMU
Wa kamu yang nomer indosat kenapa kamu hapus ya ? Emang kamu ada masalah apa ?
KENANGAN SMS KAMU
Senin, 18 Januari 2021
KENANGAN WA MAMA KAMU
Mama kamu memulai dengan baik. Kalau ga berkenan denganku, kenapa ga terus terang ? Mengeluarkan aku dari grup tanpa ada penjelasan. Aku berharap suatu saat nanti Allah akan mempertemukan kita langsung.
KENANGAN BERSAMAMU (2)
KELABU
Dari semalem sampai hari ini, hujan deras di sini. Berhenti sebentar, hujan lagi. Di waktu hujan deras itu, rasanya seperti kesedihanku. Air hujan itu seperti air mataku. Suasananya pun kelabu.
Sejengkel-jengkelnya aku sama kamu, rasa hati itu masih tetap ada. Kadang kasian juga sama mama kamu. Pengen ketemu, ngobrol langsung. Dan entah kenapa, setiap telinga kiriku terasa panas, pasti om kamu liat status wa ku. Beberapa kali aku ngerasa seperti itu. Ga tau kenapa. Apa kalian sedang membicarakan aku ? Bicara langsung lah sama aku. Biar ga ada ganjelan masalah. Lebih baik jujur, walaupun itu pahit.Yang aku heran, kenapa waktu aku dulu tanya kamu kerja di mana. Trus kamu jawab, kerja sama om kamu. Tapi kamu ga mau om kamu tau, kalau aku tau kamu kerja sama dia. Seperti sedang mempermainkan aku aja.
Dunia sudah deket akhir jaman. Bencana di mana-mana. Ada wabah penyakit. Berasa kayak hidup enggak lama. Jadi ga mau ada ganjelan masalah. Aku jarang marah-marah langsung sama orang. Kalau kesel sama orang, ya aku pendam aja. Biasanya aku diem. Paling aku tumpahin di tulisan ini.
Kalau kamu bicara langsung sama aku, bilang ga mau melanjutkan rencana pernikahan karena kendala jarak dan biaya, aku ga marah. Walaupun sedih pastinya. Tapi kalau gini caranya, kamu diem ga pernah contact, trus ada foto dengan perempuan lain, itu sangat menyakitkan. Kamu membuat luka hatiku menganga.
Kamu tau aku punya asam lambung. Yang pasti kambuhnya bukan karena telat makan atau makan makanan pemicunya. Tapi karena pikiran. Aku kalau kepikiran sesuatu masalah, pasti ga doyan makan.
Terkadang aku mikir, om kamu kenapa sih punya karyawan cuma 1 aja diberhentiin. Emang kondisi penjualan menurun banget ? Sampe segitunya. Atau dia pusing anaknya belum dapet kerja. Jadi disuruh mbantuin usahanya.
O iya, kamu kenapa sekarang wa nya ga nampilin last seen ? Seperti sedang sembunyi dari masalah. Sosmed kamu juga ga di public. Padahal dulu kamu ga begitu. Om kamu juga ga pernah nampilin last seen. Kayaknya kalau om kamu liat status wa ku, itu dia lupa matiin centang biru.
Setelah pertemuan kita dulu, aku berharap hubungan kita berlanjut bahagia. Pikirku, kesedihanku akan berakhir. Walaupun ibuku agak ragu. Tapi ya tetep diterima aja. Ibuku sadar kalau kelak anak perempuannya ketika menikah akan ikut suami. Tapi kondisi sekarang masih seperti ini. Bingung jadinya. Dulu aku pengennya kamu jadi cinta terakhirku. Tapi sekarang .. ??
Senin, 18 Januari 2021
Mayong, Jepara
Sabtu, 16 Januari 2021
KESEDIHAN YANG BERUNTUN
Bener-bener kesedihan yang bertumpuk-tumpuk. Keluarga om ku yang di jakarta terkena covid. Hanya bisa mendoakan semoga segera sembuh dan sehat kembali. Karena aku ingin ketika menikah, seluruh keluarga besar bisa hadir. Tapi kapan aku nikah ?
Di minggu terakhir bulan desember kemarin, temen kerja yang duduk di depanku positif covid. Paniklah kita yang duduk di dekatnya. Prosedur dari hrd, yang dekat duduknya disuruh ke klinik untuk rapid. Dari beberapa orang di ruangan yang di rapid, ada satu yang reaktif. Aku sih non reaktif.
Temen kerja yang positif covid memang beberapa hari sebelumnya sakit. Matanya juga merah, hilang indera penciuman juga. Temen yang reaktif disuruh swab di luar, karena di klinik pabrik ga ada. Mereka berdua isolasi mandiri di rumahnya.
Senin kemarin, mereka berdua ke klinik pabrik. Setelah dicek lagi, mereka masih ada potensi menularkan. Sehingga dikasih surat ijin buat isolasi mandiri lagi selama 14 hari.
Akhir-akhir ini juga banyak ulama-ulama yang meninggal. Banyak bencana alam juga terjadi. Bener-bener sudah tanda-tanda mendekati akhir jaman. Makanya aku mulai mengurangi buka sosmed, selain untuk mengemat kuota, juga agar lebih banyak waktu buat beribadah, dzikir, baca quran, sedekah.
Ya Allah .. lindungilah dan selamatkanlah aku, kedua orang tuaku, dan semua keluarga besarku, serta teman-temanku di dunia dan akhirat.
Sabtu, 16 Januari 2021
PWI 3 Jepara
Senin, 11 Januari 2021
3 TAHUN SIA-SIA
Minggu, 10 Januari 2021
KENANGAN BERSAMAMU
Sebenernya walaupun foto-foto kita cuma ada beberapa biji, waktu dulu itu aku banyak buat foto-foto kita dalam berbagai frame. Cuma baru beberapa aja yang sempet ku posting di blog ini. Lagi pula waktu itu ku pikir kita akan bertemu lagi untuk seterusnya. Sehingga akan banyak foto-foto berdua.
Foto dengan frame di atas juga sudah lama ku buat. Dan sampai sekarang masih tersimpan di hp ku. Waktu perjalanan ke menara kudus, posisi sedang gerimis. Dan waktu sedang menunggu bis menuju ke surabaya juga sempet gerimis.
Kita sekarang terpisah, foto ini tinggal kenangan. Dulu aku berharap ga akan menghapus foto-foto kita dari hp maupun dari sosmed. Tapi sekarang semuanya sudah berubah. Kamu sudah memilih pasangan hidup dan akan menikah. Jadi ketika nanti aku tau kamu menikah duluan, aku akan hapus foto-foto kita dari hp dan juga postingan-postingan yang ada di sosmed. Karena aku ga mau menyimpan foto suami orang.
